Dampak Kepemimpinan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Sektor Publik: Bukti dari Dinas Tanaman Pangan, Kabupaten Merauke

Penulis

  • Erwin Purnama Universitas Musamus Penulis

Kata Kunci:

budaya organisasi, kinerja sektor publik, kepemimpinan transformasional, Kabupaten Merauke

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dampak kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja sektor publik di pemerintah daerah, dengan fokus pada Dinas Tanaman Pangan di Kabupaten Merauke, Indonesia. Berlandaskan Teori Kepemimpinan Transformasional, Teori Budaya Organisasi, dan Manajemen Kinerja Publik, penelitian ini menggunakan desain kuantitatif eksplanatori untuk menyelidiki hubungan kausal antar variabel. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan kepada pegawai sektor publik, dilengkapi dengan wawancara dan dokumentasi kelembagaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menilai pengaruh parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja sektor publik, sementara budaya organisasi juga menunjukkan pengaruh positif yang kuat terhadap hasil kinerja. Selain itu, kepemimpinan ditemukan memainkan peran penting dalam membentuk budaya organisasi, yang mengindikasikan jalur tidak langsung di mana kepemimpinan meningkatkan kinerja. Secara simultan, kepemimpinan dan budaya organisasi menjelaskan proporsi varians yang substansial dalam kinerja sektor publik, menyoroti pentingnya keduanya secara strategis dalam administrasi publik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian kepemimpinan dan budaya organisasi dalam satu model empiris terpadu dalam konteks institusi pemerintah daerah di Indonesia Timur, sebuah setting yang masih kurang dieksplorasi dalam literatur yang ada. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan memperkuat hubungan multidimensional antara kepemimpinan, budaya, dan kinerja, serta secara praktis dengan menawarkan wawasan bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mendorong budaya organisasi yang adaptif guna meningkatkan efektivitas sektor publik.

Diterbitkan

2026-05-10