Transparansi Digital dalam Pengelolaan Dana Desa: Studi Kasus Akuntabilitas Keuangan Publik di Merauke

Penulis

  • Robertus Pecamuya STISIPOL YALEKA Penulis

Kata Kunci:

Transparansi Digital dalam Pengelolaan Dana Desa: Studi Kasus Akuntabilitas Keuangan Publik di Merauke

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transparansi digital dalam pengelolaan Dana Desa, mengevaluasi dampaknya terhadap akuntabilitas keuangan publik, dan mengidentifikasi berbagai tantangan serta faktor pendukung implementasinya di Merauke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus eksploratif dan deskriptif-analitis. Lokasi penelitian berada di Desa Wasur, yang dipilih secara purposif karena telah mulai mengadopsi sistem pengelolaan keuangan desa berbasis digital, namun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta diperkuat dengan diskusi kelompok terarah (FGD). Informan penelitian berjumlah 15 orang yang terdiri atas aparat desa, pendamping desa, dan anggota masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi transparansi digital telah berjalan, tetapi masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya inklusif dalam memberikan akses informasi kepada publik. Penggunaan sistem digital dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, tetapi belum secara signifikan memperkuat akuntabilitas publik karena keterbatasan akses, rendahnya literasi digital, dan minimnya partisipasi masyarakat. Lebih lanjut, infrastruktur, kapasitas sumber daya manusia, dan budaya organisasi menjadi tantangan utama, sedangkan dukungan pemerintah dan pendamping desa menjadi faktor pendukung. Studi ini menyimpulkan bahwa transparansi digital hanya efektif meningkatkan akuntabilitas jika didukung oleh aksesibilitas informasi dan partisipasi publik yang kuat.

Diterbitkan

2026-04-20